Rabu, 25 Maret 2015

RANCANGAN PEMBELAJARAN ANDRAGOGI
KELOMPOK 8 :
JUDUL : BA2BAKI (BYE BYE BAU KAKI)
LATAR BELAKANG :
Di era modern sekarang ini, memaksa kita untuk bergerak pada peradaban yang semakin maju dan canggih. Aktivitas yang kita lakukan pun bergerak kian cepat dengan hadirnya berbagai teknologi canggih. Meskipun demikian, interaksi dengan orang lain secara langsung merupakan hal yang fundamental dalam berbagai hal di dunia, apakah itu pekerjaan maupun sekedar kopi darat.
Kemajuan peradaban manusia  juga mendorong munculnya inovasi-inovasi baru dalam hal sandang, papan dan pangan. Berbagai makanan yang muncul mulai dari makanan cepat saji hingga makanan alami menyehatkan, arsitektur bangunan serta perabot rumah tangga yang kian menawan juga menambah kenyamanan ketika berada dirumah. Pakaian yang kian bervariasi pun kini menjadi kebutuhan bagi manusia, mulai dari baju, aksesoris hingga sepatu.
Tidak bisa kita pungkiri, sepatu bukan lagi hal yang terkesan kaku jika dikenakan. Kemunculan model-model baru semakin memperkuat image sepatu sebagai outfit yang harus dimiliki setiap orang. Berbagai profesi di dunia mengharuskan kita untuk mengenakan sepatu baik yang di dalam ruangan seperti kantor, sekolah, universitas  maupun yang di lapangan.  Tak hanya professional yang mengenakan sepatu saat mereka bekerja. Para kalangan muda juga tak jarang mengenakan sepatu saat mereka sedang mengunjugi teman-teman atau sekedar nongkrong. Namun, tahukah kita bahwa sepatu juga dapat mempengaruhi aktivitas kita sehari-hari?
Sepatu biasanya kita kenakan dalam waktu yang cukup lama, bisa mencapai  8 sampai 12 jam dalam sehari bahkan lebih. Kaki yang biasa kita tutup dengan sepatu ternyata bisa menimbulkan berbagai permasalahan baik kebersihannya, kesehatannya, dan keindahannya. Ada beberapa masalah dengan kaki yang umum dialami oleh kita, misalnya, telapak kaki pecah-pecah, kuku kaki yang kotor bahkan aroma kaki yang tidak sedap.
Aroma kaki yang tidak sedap atau yang sering kita sebut dengan bau kaki (bromhidorsis) merupakan kondisi yang sangat mengganggu penampilan dan orang-orang disekitar kita yang menciumnya. Sebelumnya kita hanya mengira bau kaki disebabkan oleh keringat atau sepatu dan kaos kaki yang kotor. Tapi terkadang sering mengganti kaos kaki juga masih saja timbul bau pada kaki.
Keringat, sebenarnya tidak menimbulkan bau kaki karna keringat hanya tersusun oleh mineral (Na, Cl, dan k), tetapi keringat dapat berubah menjadi bau akibat adanya bakteri yang bercampur dengan keringat pada kulit kaki. Bakteri pada kulit kaki kita dapat menguraikan lemak dan protein dalam keringat kita menghasilkan senyawa asam. Nah, senyawa asam inilah yang menyebabkan bau tidak sedap pada kaki kita. Sebenarnya bau itu dapat menguap dan hilang dengan cepat saat bakteri menguraikan lemak dan protein pada kulit kita seperti pada tangan. Tetapi karena terhalang oleh kaos kaki kita maka tidak dapat menguap dengan cepat ke udara. Inilah yang menyebabkan timbulnya bau kaki.
Bau kaki yang muncul, juga menyebabkan munculnya bau tidak sedap pada sepatu. Kita sering terpaku pada munculnya bau kaki tanpa memperhatikan kebersihan sepatu yang kita kenakan sehari-hari. Seringkali kita berusaha untuk setiap hari membersihkan kaki, mengganti kaus kaki namun tetap saja masih mencium aroma tidak sedap. Hal ini dikarenakan masih terdapat bakteri yang menimbulkan bau di sepatu kita. Oleh sebab itu, kelompok ingin mengajukan sebuah gagasan pembelajaran untuk menghilangkan aroma yang tidak sedap pada sepatu dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat seperti serbuk teh dan bedak.
 Diharapkan, melalui pembelajaran ini para pembelajar dapat mengatasi permasalahan munculnya bau sepatu dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
TUJUAN :
·         memberikan pengetahuan mengenai permasalahan kaki baik kebersihannya, kesehatannya, dan keindahannya
·         memberikan pengetahuan mengenai pengaruh sepatu terhadap kebersihan, kesehatan dan keindahan kaki
·         Memberikan pembelajaran cara menghilangkan bau tidak sedap pada kaki dan sepatu
METODE PEMBELAJARAN :
Adapun metode pembelajaran dilakukan dengan teknik presentasi oleh kelompok mengenai permasalahan kaki dan penanggulangannya. Serta metode praktik langsung yang dibimbing oleh fasilitator dan dilakukan oleh seluruh partisipan dalam bentuk kelompok-kelompok kecil yang dikategorikan berdasarkan model sepatu yang dikenakan.
Waktu yang dibutuhkan selama proses pembelajaran berkisar 30 menit.
·         Presentasi           : 20 menit
·         Praktik                  : 10 menit
PELAKSANA :
·         Presenter
-          Agita Nova Purba
-          Yolanda Maranatha
·         Fasilitator
-          M. Firman Akbar
-          Andrie Syahreza
-          Riza Indri
-          Triana Hamidah
·         Dokumentasi
-          Yolanda Maranatha
·         Partisipan
-          semua mahasiswa/i mata kuliah andragogi Fakultas Psikologi USU tahun 2015
-          bukan anggota kelompok 8
-          mengenakan sepatu
A.      Mengurangi Bau pada Kaki
CARA:
1.       Mencuci kaki dengan sabun anti bakteri.
2.       Gunakan bedak bayi pada kaki sebelum memakai kaos kaki dan sepatu.
3.       Jangan membiasakan memakai kaos kaki yang sama selama berhari-hari (ganti kaos kaki setiap hari).
4.       Menggunakan sepatu yang memiliki ‘ventilasi’.
5.       Pilih kaos kaki yang terbuat dari bahan katun atau bahan yang menyerap keringat.
6.       Gunakan anti-perspirant pada kaki Anda.
7.       Usahakan menggunakan sepatu secara bergantian.
8.       Tinggalkan sepatu yang telah dipakai selama 24 jam atau lebih untuk mengeringkannya sebelum dipakai kembali.
B.      Mengurangi Bau pada Sepatu
ALAT DAN BAHAN :
1.       Teh celup
2.       Bedak bayi
3.       Bubuk kopi
4.       Koran
5.       Kertas tisu
CARA KERJA:
1.       Menggunakan teh celup
-          Letakkan teh celup yang masih baru ke dalam sepatu.
-          Tinggalkan dalam satu malam.
2.       Menggunakan bedak bayi
-          Taburkan bedak bayi ke dalam area sepatu.
-          Tinggalkan dalam satu malam.
3.       Menggunakan bubuk kopi
-          Masukkan bubuk kopi ke dalam kertas tisu.
-          Letakkan bungkusan kopi ke dalam sepatu.
-          Biarkan dalam satu malam.
4.       Menggunakan koran
-          Bungkus sepatu dengan koran, usahakan rapat agar bau terserap oleh koran.
-          Letakkan sepatu di tempat yang dingin selama satu malam.
DANA :
-          Teh celup                              : Rp10.000
-          Bedak bayi                            : Rp15.000
-          Bubuk Kopi                           : Rp10.000
-          Kertas Tisu                            : Rp10.000
-          Koran                                      : Sumbangan
HASIL  :
1.       Diharapkan para peserta dapat mengaplikasikan cara mengurangi bau kaki di rumah masing-masing.
2.       Diharapkan cara yang didemonstrasi oleh kelompok dapat secara efektif membantu peserta dalam mengurangi bau kaki.

Rabu, 18 Maret 2015

Tugas andragogi kelompok 8

SEMPURNA
(Sayur Enak Menyehatkan Penuh Warna)
Kelompok 8:
Agita Nova Purba (13-044)
Yolanda Maranatha (13-080)
M. Firman Akbar (13-088)
Andrie Syahreza (13-096)
Riza Indri (12-011)
Triana Hamida (12-017)
Latar Belakang
Seiring perkembangan jaman, segala jenis makanan seperti junk atau fast food semakin merajalela. Hal ini membuat pola hidup masyarakat, terkhususnya mahasiswa, menjadi tidak sehat. Bisa kita lihat dalam kehidupan sehari-hari pada mahasiswa, makanan instan menjadi pilihan utama untuk dikonsumsi sehari-hari tanpa memikirkan kandungan yang ada di dalamnya. Alasan lain dalam mengonsumsi makanan instan tersebut selain cepat, makanan ini harganya terjangkau. Itulah sebabnya mengapa makanan tidak sehat sangat akrab dengan kalangan mahasiswa.
Selain karena kebiasaan mengkonsumsi makanan cepat saji, mahasiswa juga cenderung jarang dan bahkan tidak menyukai untuk mengkonsumsi sayur-sayuran. Dimana kita tahu bahwa sayur-sayuran merupakan sumber utama vitamin bagi tubuh manusia. Walaupun sayur dapat diganti dengan konsumsi beberapa suplemen yang sama kandungan vitaminnya, sayur-sayuran memberikan manfaat tambahan dari serat yang dimilikinya. Serat bermanfaat dalam melancarkan pencernaan, membuat kulit cerah, menambah energi tubuh, serta memperkuat antibodi yang ada dalam tubuh.
Mahasiswa terkadang tidak peduli terhadap penyakit-penyakit yang mungkin muncul dari kebiasaan buruk tersebut. Sebagai contoh, jika tubuh kekurangan antibodi, tubuh menjadi sangat rentan terhadap penyakit mulai dari penyakit yang ringan seperti influenza sampai pada penyakit yang berat seperti hepatitis. Secara finansial, biaya yang akan dikeluarkan untuk pengobatan cenderung lebih besar daripada biaya yang akan dikeluarkan untuk gaya hidup sehat.
Permasalahan ini, jika dilihat dari kacamata andragogi dapat dibahas dalam konsep khit-pen. Konsep Khit-pen ini merupakan program-program pendidikan luar sekolah di Thailand. Khit-pen berarti mampu berfikir. Konsep Khit-pen berfikir secara kritis dan kecakapan memecahkan masalah.” Konsep tersebut dipahami sebagai pendekatan untuk melakukan proses belajar mengajar. Konsep Khit-pen ini didasari oleh filsafat budha. Pertama, hidup adalah penderitaan. Kedua penderitaan itu dapat diatasi, ketiga mengatasi penderitaan.” Bila ada permasalahan, bisa dicari solusinya, tapi sebelum itu sumber penderitaan harus diidentifikasi, dan kemudian baru mencari cara pemecahan yang baik. Konsep Khit-pen di kembangkan menjadi 4 dasar strategi.
Strategi pertama, sebelum merancang kurikulum, terlebih dahulu menentukan apa yang menjadi kebutuhan belajar dari peserta didik. Dalam penerapan strategi ini melakukan inventarisasi kebutuhan belajar mengajar. Stategi kedua, merencanakan satuan-satuan pelajaran dan proses-proses diskusi sedemikian rupa, sehingga setiap pertemuan (sesion)memberikan kesempatan untuk berlatih dalam pemecaham masalah. Melalui pemecahan peserta didik ternyata mengembangkan kemampuan kritis, berkaitan dengan keadaan-keadaan dalam kehidupannya sehari-hari atau fenomena sosial lainnya. Mereka telah mempunyai pengalaman yang dapat mereka sumbangkan dalam diskusi tersebut. Dalam diskusi, peserta didik bisa menuangkan demikiran pemikirannya. Mengasah kepercayaan dirinya dengan demikian, setiap satuan pelajar memberikan tekanan kepada warga belajar, untuk mengambil langkah pemecahannya. Dalam pendekatan tersebut tidak ada peserta didik diam atau tidak mengeluarkan pendapat karena mereka akan mengeluarkan masalah mereka sehari-hari. “ Dan pemecahan-pemecahan masalah itu, dicari dikembangkan sendiri oleh pesera didik, dan tidak dipaksakan kepada mereka oleh kurikulum.
Melalui konsep ini, kelompok berupaya untuk mensosialisasikan beberapa menu makanan dan minuman menarik yang berbahan dasar sayur-sayuran dan buah-buahan yang mudah untuk dibuat. Adapun menu makanannya adalah:
Nugget Sayur
Smoothies Sayur
Yang menjadi bahan utama dari menu makanan tersebut adalah sayur bayam, jeruk, pisang dan stroberi. Faktanya, bayam memiliki berbagai kandungan nutrisi yang di butuhkan oleh tubuh. Berbagai nutrisi dan vitamin yang terkandung dalam bayam yaitu sumber vitamin A dan K, mangan, folat, magnesium, serat, kalsium dan protein serta rendah kalori. Berbagai kandungan nutrisi  tersebut menjadikan bayam menjadi salah satu makanan bernutrisi lengkap. Bayam juga berguna untuk mencegah kanker, memberi nutrisi pada jantung, meningkatkan memori otak, menjaga kesehatan mata,menyehatkan pencernaan, menutrisi tulang dan sendi serta menjaga daya tahan tubuh.
Buah jeruk memiliki vitamin C yang sangat baik untuk tubuh kita. Vitamin ini berfungsi untuk menjaga daya tahan tubuh kita. Sel;ain itu, buah ini mengandung D-limonene yang berguna mencegah kanker. Darah tinggi, radang sendi, perkembangan otak serta melindungi tubuh dari radikal bebas. Begitu pula dengan Pisang dan Stroberi. Pisang merupakan sumber energi yang sangat baik untuk tubuh. Stroberi juga mampu menjaga suasana hati,  serta mempertajam daya ingat.
Melalui sosialisasi ini, kelompok berharap mahasiswa dapat meningkatkan minat dalam mengkonsumsi sayur-sayuran demi pola hidup sehat dan menghindari timbulnya penyakit. Adapun teknik sosialisasi ini adalah dengan mempresentasikan konsep pembuatannya serta proses pembuatan nugget dan smoothies dalam bentuk video yang dibuat oleh kelompok dan diputar didepan kelas.
Prosedur Pembuatan
Nugget Sayur
Bahan:
300gr daging ayam giling
30gr tepung roti halus
1/2 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
2 siung bawang putih, parut
2 butir telur, kocok lepas
25 g daun bayam, seduh air panas, cincang halus
50 g wortel, parut
50 g keju parut
Bahan pencelup:
2 putih telur
Bahan pelapis:
100 g tepung roti kasar
Minyak untuk menggoreng

Cara membuat:
Campur daging ayam giling, tepung roti halus, garam, merica bubuk, bawang putih parut, dan telur. Aduk hingga tercampur rata.
Tambahkan bayam, wortel, dan keju parut. Aduk rata.
Tuang dalam loyang 20x20x4 cm yang dioles minyak dan dialas plastik.
Kukus selama 30 menit hingga matang, angkat, dinginkan.
Keluarkan dari loyang, potong-potong sesuai selera.
Celup ke dalam putih telur, gulingkan di tepung roti kasar hingga semua permukaan terselimuti.
Panaskan minyak, goreng nugget bayam wortel dengan api sedang hingga matang dan berwaran kuning keemasan.
Angkat, tiriskan, sajikan bersama saus tomat dan saus sambal.
Spinach Orange Smoothie
Bahan:
1 ikat bayam, diiris
3⁄4 gelas air
3⁄4 gelas jus jeruk
2 buah stroberi
2 buah pisang
Cara membuat:
Masukkan 1 ikat bayam yang telah diiris, air dan jus jeruk, lalu blender.
Setelah halus, masukkan jeruk, stroberi dan pisang yang telah dikupas. Blender kembali.
Tuang ke dalam gelas dan nikmati.

Senin, 29 Desember 2014

Analisis kasus berdasarkan Needs Theory oleh David McClelland


1.Kasus


Indah Nevertari Jadi Juara Rising Star Indonesia

Setelah melalui proses dan perjalanan panjang, kontestan asal Medan yakni Indah Nevertari akhirnya sukses memenangkan duel di Grand Final RSI Jumat, 20 Desember 2014.

Dilansir dari Okezone.com (20/12/2014), di babak final, persaingan keempat finalis Indah Nevertari, Hanin Dhiya, Ghaitsa Kenang, dan Bluesmates berlangsung ketat.

Pada babak pertama, satu-satunya band yang tersisa, Bluesmates akhirnya harus tereliminasi pertama kalinya. Meskipun lagu Oplosan dirubah sedemikian rupa, namun hal tersebut tidak mampu meloloskan Novan dan kawan-kawan ke posisi tiga besar.

Pada babak kedua, pertarungan Ghaitsa Kenang, Hanin Dhiya, dan Indah Nevertari juga berlangsung cukup ketat. Namun tanpa disangka, gadis manis asal Pontianak, Ghaitsa Kenang harus mundur karena kalah perolehan suara. Ghaitsa Kenang pun didaulat menjadi juara 3 Rising Star Indonesia.

Akhirnya, tiba saatnya pertarungan final antara Hanin Dhiya berhadapan dengan Indah Nevertari. Keduanya pun seolah bertarung dengan ketat.

Kedua finalis ini mendapatkan kesempatan menyanyikan single perdana mereka di panggung Rising Star Indonesia. Hanin Dhiya memulai terlebih dahulu dengan menyanyikan single bertajuk Yang Terbaik.

Hanin mengatakan butuh waktu dua minggu menyanyikan lagu tersebut.

“Sekitar dua minggu,” ujar Hanin diatas panggung Rising Star studio 9 RCTI, Jakarta, Jumat 19 Desember 2014.

Hanin pun berhasil membawa suasana syahdu dengan single bertajuk Yang Terbaik bak seorang diva.

Setelah penampilan Hanin Dhiya, kini giliran Indah Nevertari “The Queen of Rap” tampil dengan layar tertutup. Menyanyikan single-nya Come n Love Me dengan balutan rap, dan sedikit upbeat, Indah yang mengenakan dress merah berhasil mengangkat layar raksasa, yang artinya, Indah Nevertari keluar sebagai juara pertama.

“Terbukti pada malam ini, bukan main,” puji Bebi Romeo.

“Selamat buat Indah Nevertari,” ucap Judika.

Indah Nevertari pun keluar sebagai juara Rising Star Indonesia, Indah Nevertari mencetak sejarah sebagai juara pertama dan pertama kalinya ajang Rising Star Indonesia. Indah Nevertari pun berhak mendapatkan kontrak rekaman senilai Rp1 Milyar dan satu unit mobil+uang tunai 125 juta. Selamat, atas keberhasilan Indah Nevertari! Medan bangga dengan kamu.

 

2.Pembahasan

 David Clarence McClelland (1917-1998) mendapat gelar doktor dalam psikologi di Yale pada 1941 dan menjadi profesor di Universitas Wesleyan. McClelland dikenal untuk karyanya pada pencapaian motivasi. David McClelland memelopori motivasi kerja berpikir, mengembangkan pencapaian berbasis teori dan model motivasi, dan dipromosikan dalam perbaikan metode penilaian karyawan, serta advokasi berbasis kompetensi penilaian dan tes. Ide nya telah diadopsi secara luas di berbagai organisasi, dan berkaitan erat dengan teori FrederickHerzberg.

David McClelland dikenal menjelaskan tiga jenis motivasi, yang diidentifikasi dalambuku ”The Achieving Society”:

1. Motivasi untuk berprestasi (n-ACH)

2. Motivasi untuk berkuasa (n-pow)

3. Motivasi untuk berafiliasi/bersahabat (n-affil)


Model Kebutuhan Berbasis Motivasi McClelland.

Teori ini memfokuskan pada tiga kebutuhan yaitu kebutuhan akan prestasi (achiefment), kebutuhan kekuasaan (power), dan kebutuhan afiliasi.

a. Kebutuhan akan prestasi (n-ACH)

Kebutuhan akan prestasi merupakan dorongan untuk mengungguli, berprestasi sehubungan dengan seperangkat standar, bergulat untuk sukses. Kebutuhan ini pada hirarki Maslow terletak antara kebutuhan akan penghargaan dan kebutuhan akan aktualisasi diri. Ciri-ciri inidividu yang menunjukkan orientasi tinggi antara lain bersedia menerima resiko yang relatif tinggi, keinginan untuk mendapatkan umpan balik tentang hasil kerja mereka, keinginan mendapatkan tanggung jawab pemecahan masalah.

b. Kebutuhan akan kekuasaan (n-pow)

Kebutuhan akan kekuasaan adalah kebutuhan untuk membuat orang lain berperilaku dalam suatu cara dimana orang-orang itu tanpa dipaksa tidak akan berperilaku demikian atau suatu bentuk ekspresi dari individu untuk mengendalikan dan mempengaruhi orang lain. Kebutuhan ini pada teori Maslow terletak antara kebutuhan akan penghargaan dan kebutuhan aktualisasi diri. McClelland menyatakan bahwa kebutuhan akan kekuasaan sangat berhubungan dengan kebutuhan untuk mencapai suatu posisi kepemimpinan.


c. Kebutuhan untuk berafiliasi atau bersahabat (n-affil)

Kebutuhan akan Afiliasi adalah hasrat untuk berhubungan antar pribadi yang ramah dan akrab. Individu merefleksikan keinginan untuk mempunyai hubungan yang erat, kooperatif dan penuh sikap persahabatan dengan pihak lain. Individu yang mempunyai kebutuhan afiliasi yang tinggi umumnya berhasil dalam pekerjaan yang memerlukan interaksi sosial yang tinggi.

McClelland mengatakan bahwa kebanyakan orang memiliki kombinasi karakteristik tersebut, akibatnya akan mempengaruhi perilaku karyawan dalam bekerja atau mengelola organisasi.

Karakteristik dan sikap motivasi prestasi ala Mcclelland:

a). Pencapaian adalah lebih penting daripada materi.

b). Mencapai tujuan atau tugas memberikan kepuasan pribadi

yang lebih besar daripada menerima pujian atau pengakuan.

c). Umpan balik sangat penting, karena merupakan ukuran sukses

(umpan balik yang diandalkan, kuantitatif dan faktual).

3.Analisa Kasus berdasarkan Teori

a.      Kebutuhan akan prestasi (n-ACH)

n-ACH adalah motivasi untuk berprestasi , karena itu Indah Nevertari berusaha mencapai prestasi tertingginya, pencapaian tujuan tersebut bersifat realistis tetapi menantang. Dibuktikan dengan juara pertama yang diraih olehnya.

 

b.      Kebutuhan untuk berafiliasi atau bersahabat (n-affil)

Kebutuhan untuk berafiliasi atau bersahabat, disini terlihat bahwa Indah Nevertari bersahabat dengan baik dengan para kontestan lainnya.
 
 
Daftar pustaka
 
 
 
 

Senin, 24 Juni 2013

Alasan/Penyebab Selingkuh dan Perselingkuhan – Harapan yang terlalu tinggi terhadap pasangan dapat menjadi bumerang bagi kelangsungan hubungan perkawinan seseorang, banyak orang terlalu cepat merasa tidak puas dalam kehidupan perkawinan yang mungkin baru saja dijalani beberapa saat. Menghadapi kenyataan hidup yang jauh dari harapan, mereka lantas merasa kecewa dan mulai menyalahkan pasangannya, dan tidak sedikit dari mereka memilih untuk selingkuh.

Selingkuh
Whitehead, seorang Psikolog AS yang meneliti tentang hubungan suami istri, beranggapan bahwa munculnya selingkuh (perselingkuhan) dikarenakan luapan kekecewaan terhadap tidak terpenuhinya harapan. Tingginya harapan akan kebahagiaan justru menjatuhkan mereka ke dalam jurang kekecewaan, sehingga ketika harapan tidak tampak maka masing-masing mulai mencari pasangan baru yang dirasa lebih pas.
Selingkuh adalah segala bentuk perilaku yang yang mengarah pada hubungan yang melibatkan orang lain diluar pasangan sahnya dalam perkawinan (suami/istri) dengan memberi atau menerima perlakuan yang seharusnya diberikan pada pasangan yang sah yaitu membentuk perlakuan dengan hubungan seksual antara 2 (dua) orang.
Beberapa pakar juga berpendapat, selingkuh tidak hanya soal hubungan seksual. Ada keterlibatan asmara antara dua pasangan yang bukan pasangan resmi bisa dikatakan sebagai bentuk perselingkuhan, misalnya kissing, pengungkapan perasaan cinta dan komunikasi intensif yang melibatkan perasaan.
Debbie Layton-Tholl, ahli psikologi yang meneliti alasan-alasan terjadinya perselingkuhanmenemukan beberapa alasan yang selalu diungkapkan ketika mereka terlibat perselingkuhan yaitu sebagai berikut :
  • merasakan ketidakpuasan dalam kehidupan perkawinan
  • adanya kekosongan emosional dalam kehidupan pasangan tersebut
  • problem pribadi di masa lalu
  • kebutuhan untuk mencari variasi dalam kehidupan seksual
  • sulit untuk menolak “godaan”
  • marah terhadap pasangan
  • tidak lagi bisa mencintai pasangan
  • kecanduan alkohol atau pun obat-obatan
  • seringnya hidup berpisah lokasi
Ada beberapa alasan umum seseorang berselingkuh: a) ingin melarikan diri secara emosional dari pasangannya. b) ingin bertualang dan ingin mengetahui seperti apa berhubungan seks dengan orang yang bukan pasangannya. c) marah, dendam atau permusuhan yang terpendam terhadap pasangannya. d) ingin melakukan lebih banyak seks atau hal-hal yang menyerupai perbuatan seksual yang tidak ia dapatkan atau berbeda dari pasangannya.
Adapun faktor penyebab terjadinya selingkuh yaitu antara lain :
1. Faktor Internal
a). Konflik dalam perkawinan yang tidak kunjung selesai dan terus-menerus oleh perbedaan latar belakang pendidikan, perkembangan kepribadian, subkultur, serta pola hidup, yang menyebabkan ketidakserasian relasi antarpasangan. b). Kekecewaan oleh berbagai macam sebab seperti sifat yang berbeda, cara berkomunikasi yang kurang terasa pas, dan sebagainya. c). Ketidakpuasan dalam kehidupan seksual oleh disfungsi seksual atau penyimpangan perilaku seksual lainnya. d). Problema finansial. e). Persaingan antarpasangan baik dalam karier dan perolehan penghasilan.
2. Faktor External
a). Lingkungan pergaulan yang mendorong seseorang untuk mengambil keputusan mencoba menjalin hubungan perselingkuhan, demi tidak mendapat sebutan STS (suami takut istri) di kalangan rekan sepergaulannya. b). Kedekatan dengan teman lain jenis ditempat kerja yang berawal dari saling mencurahkan kesusahan dan kekecewaan dalam rumah tangga. Dari curhat, terjalin kedekatan emosional yang berlanjut dengan kontak fisik intim. c). Godaan erotis-seksual dari berbagai pihak, rekan kerja dan teman dengan motif tertentu.
Perselingkuhan dengan atau tanpa hubungan seks mudah untuk ditemukan, bahkan untuk dilakukan. Perselingkuhan tak memandang status sosial, tingkat pendidikan, jabatan, bidang profesi, domisili, bahkan gender. Semoga artikel selingkuh dan perselingkuhan ini bisa anda gunakan sebagai referensi untuk mencegah dan mengatasi pasangan yang selingkuh.